Pandemic in Other Perspective(Part 2)

Imron efendy
2 min readSep 12, 2020
Outbreak-Epidemic-Pandemic

The dogmas of the quiet past are inadequate to the stormy present. The occasion is piled high with difficulty and we must rise with the occasion. As our case is new, we must think anew and act anew.

― Abraham Lincoln

Outbreak-Epidemic-Pandemic,Sebuah siklus dimana hampir semua orang membencinya. Dari hasil analisa geografi dan statistik pada tahun 1954,Dr John Snow berkesimpulan bahwa Pandemik kolera yang menelan korban jiwa sebanyak 1.000.000+ kematian tersebar melalui air yang tercemar. Namun seiring berkembangnya zaman,media penularan virus tak kalah ikut berkembang,virus yang mulai berevolusi sehingga membutuhkan waktu kembali untuk menelitinya,virus yang memunculkan jenis virus anakan yang baru,dsb.

Pola hidup manusia berubah setelah sebuah wabah terjadi dan akhirnya muncul keteraturan baru(The New Normal). What is The New Normal in Architecture? Apakah arsitektur dituntut untuk bersahabat dengan Outbreak-Epidemic-Pandemic? Bagaimana Alvar Aalto bisa menjadikan pandemi sebagai titik awal dan berinovasi?

Diperlukannya menembus batas tren di dalam tekanan pandemi adalah sebuah hal yang patut dipelajari, hal ini dapat dilakukan dengan mencari The Other Perspective Of Pandemic. Pandemi tentunya sangat mempengaruhi ruang lingkup arsitektur,mulai dari pendekatan-pergerakan-ruang dsb. Pandemi covid 19 mengharuskan setiap individu untuk Social Distancing,hal tersebut tentu mempengaruhi konteks besaran ruang arsitektur,proses standarisasi ruang menjadi berubah.

Akankah pandemi dan arsitektur dapat menjadi layaknya sebuah rumah “anti” banjir yang berkembang menjadi rumah “ramah” banjir?Atau justru pandemi akan selalu menjadi momok dalam berarsitektur? Lalu seperti apakah wajah arsitektur yang baru setelah berhasil beradaptasi dengan keteraturan baru?

--

--